Selasa, 08 Maret 2022

ceramah Anak Tentang Perhitungan Amal Manusia

 

Bintang bersinar di malam hari


Betapa indahnya Masya Allah

Terimkasih salam mulia dalam Islam

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Alhamdulillahirobbil Alamain Wabihi Nastainu ala Ummuriddun Ya Waddin. Assholatuwassalam Muala Asrofil Ambiya Warmursalin Waala  Alihi Washobihi Ajmain.. Amma badu.

Puji syukur Alhamdulilla senantiasa kita senandungkan kepada Allah SWT, yang tidak bosan-bosan memberikan Taufik dan Hidayahnya, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul di satu Majelis yang penuh berkah.

Sholawat dan salam marilah sama-sama kita sanjungkan kepada baginda Rosulullah SAW, yang telah membawa kita, dari zaman Jhiliyah menuju Indah dan sejuknya ajaran islam.

Pada kesempatan kali ini, AUREL, akan membawakan sebuah pidato yang berjudul “ HARI PERHITUNGAN AMAL MANUSIA”

Kalau kita pikir-pikir pak ...! kalau kita piki-pikir bu! Kalau kita pikir-pikir sahabat qur’an ..!!!Hidup di dunia ini tidak akan lama, hidup di dunia ini hanya sementara...dari kecil besar, setelah besar nikah, setelah nikah punya anak , setelah punya anak punya cucu, setelah punya cucu, Kek... mati. Jatah umur 50 ko’ sekarang sudah 50 tok, tinggal nunggu Waaaaaaaaktu. Kalau tidak siang malam, kalau tidak malam Sore, kalau tidak sore pagi, tinggal nunggu Maa....ti.

 

Sahabat Qur’an yang dimuliakan Allah SWT...kalau kita sudah mati Pak, Kalau kita sudah Mati Buk, Kalau kita sudah Mati sahabat Qur’an ..., kita semua akan dihadapkan ke pengadilan Allah. Yang putih ikut bendera putih, yang hitam ikut bendera hitam, yang belang-belang ikut bendera belang-belang tergantung diri kita masing...masing. ada syairnya Pak, ada syairnya Buk. Syairnya begini : 

Biar uangmu segudang, biar punya kapal terbang...bila nanti amalmu ditimbang, kita tak bisa menentang. Lailahaillallah Almalikul hakul mubin, Muhammaddur Rosulullah Shodiqul Wa’dil Amin.

Paak ...buuuk! Kalau kita sudah mati, kita semua akan ditanya. Apa oleh-olehmu waktu kamu hidup didunia, apa oleh-olehmu hai manusia? Kita semua menjawab....”Ooh, ini oleh-olehku waktu aku menjadi seorang bapak, ini oleh-olehku waktu aku  menjadi seorang Anak..!” semua membuka oleh-olehnya..Kita membuka oleh-olehnya kok kosong, Masya Allah ..! oleh-oleh itu, akan mengantar kita ke surga atau Neraka. Kalau oleh-olehnya bagus, Surga...Kalau oleh-olehnya jelek..Bobrok Neraka. Kalau yang gak bawa oleh-oleh, lihat Neraka Nangis...Lihat Surga senyum..Kadang Nangis kadang senyum, kadang nangis kadang senyum ..seperti orang GILA. Mau seperti orang gila Paak, mau seperti orang gila Buuk..?Mau seperti orang gila sahabat qur’an?? Kalau tidak mau, mari kita mencari oleh-oleh buat bekal kita nanti pulang menghadap Allah.

 

Sebelum Aurel tutup pidato ini, AUREL mau benyanyi dulu boleh Paak, boleh  Buk, ??

Hidup di dunia ini penuh coba dan uji

Semua perbuatan akan dapat balasan

Hidup di dunia ini penuh coba dan uji

Semua perbuatan akan dapat balasan

Jalan terjal mendaki suka duka dunia

Hidup sudah suratan begitu takdir Tuhan

Sungguh para pesoleh

Janganlah terpedaya

Wahai anak manusia

Ingat surga neraka

Hidup di dunia fana

Hanyalah sementara

Demikianlah yang dapat AUREL sampaikan, kalau ada kesalahan mohon dimaafkan.  

Islam Agamaku Indoensia Negeriku,  I Love You

Ushikum bitakwaullah, Waullahu Muwafiq Illa Aqwamithariq

Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

dikutib dari Finalis Pildacil "Bunga"